INTIP BERITA - ANKARA, Ledakan bom terjadi di pusat ibukota Turki, Ankara, menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai 125 lainnya. Jumlah korban tersebut diumumkan oleh pihak resmi kantor kementerian kesehatan Turki.
Ledakan besar tersebut terjadi di dekat taman Guven di distrik Kizilay dari pusat Ankara pada hari Minggu (13/03). Seorang pejabat keamanan senior mengatakan ledakan itu tampaknya disebabkan oleh bom mobil. Petugas keamanan lain mengatakan ada serentetan tembak-menembak setelah ledakan.
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab; Namun, seorang pejabat keamanan Turki mengatakan bahwa temuan awal menunjukkan bahwa bom itu dilakukan oleh kelompok militan Kurdi dari Partai Pekerja Kurdistan, yang juga dikenal sebagai PKK, atau kelompok yang berafiliasi dengan PKK.
“Menurut temuan awal, tampaknya bahwa serangan ini telah dilakukan baik oleh PKK atau organisasi afiliasinya,” kata pejabat itu kepada Reuters. (baca : Teroris Serang Wartawan TV RT dengan Mortir)
Ledakan itu terjadi kurang dari sebulan setelah serangan bom mobil juga terjadi di pusat Ankara dengan menewaskan 29 orang. Militan Kurdi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Pada tanggal 17 Februari, sebuah mobil penuh dengan bahan peledak meledak tepat saat bus militer lewat. Satu kelompok militan Kurdi, TAK, sudah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, ia menyebut tindakannya itu sebagai balas dendam atas kebijakan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Pada bulan Januari, setidaknya 10 orang tewas dalam pemboman lain di Istanbul, yang kemudian peristiwa tersebut dianggap sebagai tindakan ISIS, sedang ebih dari seratus orang lainnya tewas dalam ledakan bom kembar di sebuah aksi damai Kurdi di Ankara Oktober lalu.(SOURCE.ARN)

Post a Comment