INTIP BERITA - MOSKOW, Sejumlah sumber media Rusia menyebutkan pada Kamis (10/03), bahwa dua kelompok teroris ISIS dan Jabhah Al-Nusrah[1] sedang mempersiapkan diri untuk memasuki pertempuran di Aleppo dengan memanfaatkan momen gencatan senjata yang sedang berlangsung di Suriah.
Kantor berita “Russkaya Vesna” mengutip keterangan dari beberapa sumber di Suriah, yang melaporkan bahwa kedua kelompok teroris itu kini sedang membangun kembali sejumlah markas mereka dan melakukan upaya dalam memulihkan serta meningkatkan kekuatan mereka untuk pertempuran di provinsi Aleppo.
Menurut sumber itu, beberapa tim dari kelompok teroris “Harakat Nour al-Din al-Zenki” saat ini sedang mengatur kembali penyatuan barisannya yang selama ini tersebar di selatan dan barat daya provinsi Aleppo.
Sumber tersebut juga mengatakan bahwa kelompok milisi “Sultan Murad” yang bergabung bersama mereka sejumlah tentara bayaran Turkmen dan Turki, kini sedang mengatur kembali markas mereka di lingkungan Al-hajj dan Al-Sukri serta di dekat penyeberangan Masai dan At-Thayibah selatan Aleppo.
Untuk membentengi sejumlah markas teroris di Raif Aleppo, telah sampai kepada mereka beberapa tim militan bersenjata asing dari kelompok “Jabhah Al-Nusrah” melalui penyeberangan Bab Al-Hawa, mereka memiliki cukup banyak amunisi dan bahan kimia yang mengandung zat beracun, konon fosfor kuning.
Menurut data intelijen Suriah, unit pasukan teknis Turki membongkar pagar kawat di empat bagian dari perbatasan Turki-Suriah di dekat Ras Al-Ain, lebar masing-masing empat penyeberangan sekitar 100 meter.
Kantor berita “Russkaya Vesna” mencatat bahwa fakta-fakta yang disebutkan menunjukkan bahwa sejumlah kelompok baik dari ISIS maupun Jabhah Al-Nusrah mengambil persiapan untuk pertahanan saat berlangsungnya operasi ofensif yang telah direncanakan oleh pasukan pemerintah di provinsi Aleppo. [source.arn.com]
catatan :
[1] Front Al-Nusra atau Jabhat al-Nusra (bahasa Arab: جبهة النصرة لأهل الشام Jabhat an-Nuṣrah li-Ahl ash-Shām, "Front Pendukung untuk Warga Levant") adalah kelompok milisi dan cabang Al Qaeda yang sedang bertempur di Suriah melawan Presiden Bashar Assad. Kelompok milisi ini diumumkan telah dibentuk pada tanggal 23 Januari 2012 saat perang saudara Suriah.

Post a Comment