Halloween party ideas 2015

http://newsacehtoday.blogspot.com/


NEWSACEHTODAY, SUKABUMI-- Gara-gara datang SMS mesra dari selingkuhan tersangka sesaat setelah ngesek (berhunungan badan), Heti Sulastri akhirnya dibunuh sang pacar di kamarnya. Baca kronologis kejadian dibawah ini. 

Menurut keterangan polisi dari hasil olah TKP dan periksaan saksi saksi, bahwa korban yang sehari hari bekerja sebagai buruh pabrik wig PT. Nina Parung 1 tersebut dibunuh sekitar pukul 20.30 WIB.
Kejadian itu bermula saat pacar Heti Sulastri berinisial SP (20) bertamu pada Sabtu malam (29/5/2016). SP datang malam Mingguan ke rumah Heti di Kampung Leuwikeked, RT 27/RW 05, Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Sukabumi.

Malam nahas itu, Tersangka datang dengan diantar seorang tukang ojek bernama Mijan. kemudian tersangka menyelinap masuk ke kamar Heti Sulastri tanpa sepengetahuan orang tua korban.

Menurut keterangan Kapolres Sukabumi AKBP M Ngajib, “Korban dan pelaku sempat berhubungan badan. Setelah itu tiba-tiba ponsel tersangka berbunyi. Ada pesan singkat dari seorang perempuan yang mengajak tersangka untuk jalan-jalan malam mingguan,” ujarnya  kepada wartawan, Selasa (31/5/2016).

Setelah melihat SMS mesra yang dikirim selingkuhan SP, seketika Heti Sulastri marah hingga terjadi pertengkaran. Suara Heti mulai membesar, sehingga pelaku panik. Dia takut kedatangannya ke kamar Heti diketahui penghuni rumah.

Saat itu juga, SP langsung mencekik dan membekap korban hingga tewas. Melihat korban dalam kondisi tak bernyawa, pelaku semakin panik. Dia lantas membuat menyusun skenario pembunuhan itu seakan-akan bermula dari perampokan.

“Pelaku yang kalap kemudian mencekik dan membekap korban dengan bedcover hingga lemas,” tambah Ngajib.

Tersangka langsung melarikan diri melalui jendela kamar korban. Untuk mengelabuhi polisi, pelaku sengaja mengambil sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya perhiasan dan dua buah ponsel, hingga seperti peristiwa perampokan dan pembunuhan.

Polisi akhirnya berhasil membekuk SP pada Senin (30/5/2016) sekitar pukul 20.30 WIB di kediamannya di Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal. Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

(sumber: pojoksatu)

Post a Comment

Powered by Blogger.